Siapa Sebenarnya Penguasa Mesir Sekarang?

163-300x197

Direktur Eksekutif Pusat Peradaban untuk Studi Politik (markaz al-hadhârah li ad-dirâsah as-siyâsah) menilai bahwa entitas Zionis, Amerika Serikat dan negara dalam negara (the deep state atau ad-daulah al-amîqah) yang sedang menguasai Mesir dengan kepemimpinan Menteri Pertahanan Abdul Fattah al-Sisi.

Medhat Maher mengatakan bahwa yang berkuasa di Mesir sekarang jelas bukan sekedar formalitas, yaitu Abdul Fattah al-Sisi, komandan kudeta militer, dengan bantuan negara dalam negara (the deep state atau ad-daulah al-amîqah).

Medhat mengatakan dalam sebuah artikel yang diterbitkan di situs “Pusat Peradaban untuk Studi Politik” bahwa Sisi memiliki kekuatan dalam aliansi negara dalam negara, yang terdiri dari tiga kekuatan: legislatif dan eksekutif, yang berada dalam genggaman seorang presiden ad interim, serta kekuatan yudikatif melalui kerjasamanya dengan kelompok pro-kudeta, dan kelompok revolusi kontra-revolusi Januari.

Medhat menjelaskan bahwa hubungan antara beberapa mata rantai jaringan ini didasarkan pada sentralisasi dan desentralisasi kedekatan, sehingga keputusan kudeta, peta jalan, perkembangan keamanan dalam negeri, dan langkah politik dalam negerinya, maka semua keputusannya sentralistik kembali kepada pimpinan militer yang tercermin dalam diri Sisi dan para pembantunya.

Ia menambahkan: “Sementara masalah ekonomi dan sosial, maka itu menjadi wewenang Perdana Menteri Mesir, Hazem Abdul Aziz al-Beblawi dan pemerintahannya dengan formasi militer dan sisa-sisa kelompok sipil sayap kanan bagi model pemerintah yang dimaksudkannya.”

Bahkan ia mengatakan: “Bukan rahasia lagi bahwa kebanyakan mereka yang mengendalikan Mesir sekarang ini, setelah jatuhnya Mubarak, dan untuk menanamkan pengaruhnya, maka mereka ini tidak jarang sampai pada tingkat yang sangat keras, berupa intervensi yang mengalahkan pemerintahan resmi, terutama kekuatan asing, seperti Amerika Serikat, entitas Zionis, dan negara-negara Teluk, semisal Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), juga para pejabat negara, pengusaha, dinas rahasia dan negara dalam negara (the deep state atau ad-daulah al-amîqah).” (islammemo.cc, 30/10/2013).

Print Friendly

Add This! Digg Google Yahoo! MyWeb reddit StumbleUpon Technorati

Baca juga :

  1. Hizbut Tahrir Mengawali Aksi Protes di Depan Kedubes Mesir Mengutuk Keras Pembantaian Terhadap Kaum Muslim dan Diamnya Penguasa Arab
  2. Siapa Sebenarnya Para Demonstran Pro Mubarak?
  3. Para Penguasa Mesir, Pemerintahan dan Oposisi Sangat Besar Pelayanannya Terhadap Entitas Yahudi
  4. Astaghfirullah, Raja Arab Saudi dan Para Penguasa Arab Boneka Kaum Kafir Sepakat Dukung Pembantaian Rakyat Muslim di Mesir
  5. Ada Apa Dibalik Sikap Amerika Mengurangi Bantuan Untuk Mesir ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s